,


Minggu, 26 Mei 2013 - 00:53:59 WITA
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: DAERAH - Dibaca: 2817 kali

"Lokasi Para Korban Berenang Memang Rawan Arus"


"Lokasi Para Korban Berenang Memang Rawan Arus"

Tondano, ME    

Insiden tenggelamnya 13 remaja asal Liningaan Tondano yang menewaskan 9 diantaranya, Sabtu (25/5) siang sekitar pukul 15.00 WITA mengejutkan publik Sulawesi Utara. Tragedi itu juga menegaskan betapa bahayanya arus laut di kawasan pantai timur Minahasa, termasuk Pantai Kawi, Kombi, dimana peristiwa tersebut terjadi.

Belum banyak yang mengetahui seluk beluk Pantai Kawi itu. Sebabnya, kawasan pantai yang terletak di perbatasan Kombi dan Lembean Timur itu relatif belum lama ini menjadi primadona wisatawan. “Baru beberapa tahun terakhir ini banyak dikunjungi. Sebelumnya, hanya masyarakat sekitar yang sering kemari,” tutur Sterry Montong, warga Kombi, kepada manadoexpress Sabtu malam.

Terkait peristiwa nahas yang dialami 13 remaja GMIM Sentrum Liningaan di kawasan pantai tersebut, Sterry pun mengaku terkejut. “Saya kaget dengan kejadian tadi (siang, red).” Kendati begitu, menurut dia Pantai Kawi memang bukan tipe pantai yang ‘kondusif’ bagi para pengunjungnya. “Ini memang pantai yang rentan dengan gelombang pasang,” tuturnya.

 Ironinya, titik pantai yang menjadi lokasi para korban berenang justru adalah area yang paling berbahaya. “Mereka berenang di dekat muara sungai Kawis. Disitu memang rawan. Apalagi kalau datang gelombang pasang dari arah laut ke pesisir pantai,” kata Sterry. “Arus balik dari muara sungai ke laut akan sangat kuat. Kalau tidak mahir berenang pasti tidak akan mampu keluar dari arus itu,” timpalnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, para remaja tersebut diketahui merupakan anggota Komisi Pelayanan Remaja Jemaat GMIM Sentrum Liningaan, Tondano yang ikut dalam program ibadah tamasya. Data yang berhasil dirangkum menyebut, dari 13 remaja yang tenggelam, 9 diantaranya tewas. 1 orang selamat, 1 lainnya kritis, sementara dua remaja hingga kini belum ditemukan. (media sulut)

 

Foto: Salah satu korban tragedi Pantai Kawi. (christo/media sulut)


Berita Terkait


Isi Komentar :

*clik pada gambar untuk menambahkan emotion





0 Komentar :