,


Rabu, 25 September 2013 - 14:11:14 WITA
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: Nasional - Dibaca: 289 kali

KPK: Pembocor Izin Penggeledahan Rumah Olly Dondokambey Bisa Dipidana


KPK: Pembocor Izin Penggeledahan Rumah Olly Dondokambey Bisa Dipidana

Jakarta, ME

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan investigasi kebocoran surat izin penggeledahan politikus PDIP Olly Dondokambey. KPK akan melakukan kroscek termasuk ke Pengadilan Negeri Manado. "Dalam waktu cepat kita bisa melakukan langkah konkret, melakukan klarifikasi di lapangan agar supaya kita bisa memastikan apa dan faktor apa yang menyebabkan terjadinya kebocoran," kata Ketua KPK Abraham Samad ditanya wartawan di kantor Kemenkum HAM, Jaksel, Rabu (25/9/2013).

 

Samad belum bisa memastikan adanya indikasi kebocoran surat dilakukan pihak PN. Tapi dia menduga kebocoran surat penggeledahan terkait penyidikan perkara Hambalang, terjadi di luar institusinya. "Karena ini menyangkut di wilayah lain, Manado. Siapa tahu kebocoran itu ternyata terjadi di sana. Tapi kita masih terus melakukan upaya pengamatan, investigasi supaya kita bisa memastikan siapa atau dimana letak sehingga surat penggeledahan bisa bocor," paparnya.

 

Tapi yang pasti, bocornya surat membuat proses penanganan perkara. "Dengan tersebarnya surat itu sebelum dilakukan penggeledahan, setidak-tidakya bisa mengganggu sedikit proses yang akan dilakukan," ujar dia.

 

Sementara itu Juru bicara KPK, Johan Budi, menyatakan bahwa oknum pembocor rencana penggeledahan itu bisa dijerat pasal pidana. Sebab, tindakan itu bisa mengganggu upaya KPK dalam melakukan penggeledahan. "Ini bisa masuk ranah pidana kalau penegak hukum mau melakukan penggeledahan kemudian dipublikasikan duluan," kata Johan.

 

Menurut Johan, surat permintaan penetapan itu hanya diketahui oleh Deputi Penindakan KPK dan pihak pengadilan. Untuk mengungkap siapa oknum pembocor ini, KPK akan berkoordinasi dengan pihak Pengadilan Negeri Manado.

 

"Belum ketahuan siapa yang menyampaikan atau menyebarkan surat permohonan izin penetapan penggeledahan itu. Jadi tim nanti akan ke sana," kata dia.(tim-me)


Apa Komentar Anda?


Berita Terkait